Beranda Berita Terkini Ridwan Kamil Pastikan, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar tahun 2023 Akan Naik...

Ridwan Kamil Pastikan, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar tahun 2023 Akan Naik Signifikan

Swarabobar.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan, upah minimum provinsi (UMP) Jabar tahun 2023 akan naik signifikan dibandingkan UMP 2022.Dilansir dari IDX Channel.com

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, kenaikan UMP Jabar 2023 membawa semangat bagi para pekerja dan menjaga kondisi ekonomi Jabar.

“Intinya ada kenaikan signifikan dibandingkan tahun lalu dan mudah-mudahan ini bawa semangat pada buruh dan ekonomi kita terjaga,” ungkap Kang Emil di Bandung,

Meski begitu, Kang Emil belum bisa memastikan besaran UMP Jabar 2023. Terkait besaran, kata Kang Emil, hal itu masih dalam pembahasan.

“Sedang dibahas kan dari pusat baru turun kenaikannya juga, nanti kita putuskan secepatnya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan, berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Ketenagakerjaan, ada perubahan dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Menurutnya, awalnya, penetapan UMP dan UMK menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang menggunakan penambahan inflasi dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) serta koreksi batas atas dan batas bawah.

“Kalau menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021, untuk Jawa Barat akan ada empat kabupaten yang tidak naik upahnya, yaitu Kabupaten Bekasi, Purwakarta, Bogor dan Karawang. Namun, dengan formulasi yang baru, dipastikan upah akan naik,” jelas Rachmat, Jumat (18/11/2022).

Namun, Rachmat belum bisa menjelaskan secara rinci terkait besaran kenaikan upah tersebut dengan alasan masih menunggu arahan dari Menteri Ketenagakerjaan.

“Untuk angka-angka lebih jelasnya kita masih menunggu surat dari Ibu Menteri Ketenagakerjaan. Itu juga hasil kompromi karena para buruh menginginkan (kenaikan upah) 13 persen. Sementara kondisi sekarang juga tidak terlalu baik, khususnya untuk padat karya,” terangnya.

Meski begitu, Rachmat memprediksi bahwa kenaikan upah di Jabar berada di kisaran 7-8 persen.

“Diperkirakan akan ada kenaikan antara 7-8 persen dari upah yang sekarang,” sebut Rachmat.

 

Artikulli paraprakSetelah PHK Karyawan, Elon Musk Masih Ingin Rampingkan Tim lainnya di Twitter
Artikulli tjetërDitlantas Polda Metro Jaya Berikan Teguran Humanis Bagi Pelanggar Lalulintas