Beranda Berita Terkini Belasan Korban Terdampak Bencana Cianjur Mengungsi ke Rumah Saudaranya di Leuwisadeng Bogor

Belasan Korban Terdampak Bencana Cianjur Mengungsi ke Rumah Saudaranya di Leuwisadeng Bogor

Swarabobar.com – Sekitar 19 orang warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur mengungsi ke rumah saudaranya di wilayah Desa Sibanteng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor sejak Selasa 22 November 2022 sampai sekarang.

Menurut warga Desa Sibanteng, Dede Zulkifli mengatakan, bahwa sebanyak 19 orang terdiri dari 5 Kepala Keluarga (KK) warga cianjur merupakan korban bencana gempa bumi mengungsi di rumahnya di Kampung Jambu RT 02 RW 02, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.

“Jadi dari awal kejadian mereka langsung dibawa ke sini menggunakan mobil ambulance tiba disini sekitar pukul 02.00 Wib dini hari,” ungkap Dede Zulkifli kepada wartawan pada, Kamis 24 November 2022.

Pria yang akrab di sapa Izul itu mengatakan, dari total 19 orang warga Kampung Mangun RT 02 RW 03, Desa Mangun Kerta, Kecamatan Cibenang, Kabupaten Cianjur tersebut, 3 orang diantaranya kembali ke rumahnya.

“Jadi, sekarang sisa ada 17 orang karena yang tinggal disini. Kalau yang tiga orang lagi kembali ke daerah Ciranjang, Cianjur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sibanteng, Didin Hapiduddin membenarkan, ada warga cianjur yang mengungsi di rumah waudaranya di Desa Sibanteng.

“Iya benar ada warga Cianjur mengungsi kerumah saudaranya yakni besannya sejak Selasa pagi sudah disini,” kata Kepala Desa Sibanteng Didin Hafiduddin ketika dikonfirmasi wartawan

Bahkan pemerintah Desa juga sudah memberikan bantuan berupa pakaian anak sampai kebutuhan makanan selama tinggal di wilayahnya.

“Kita bantu dan memberikan mukena (alat solat) sarung, kaos, dan kami sudah berkoordinasi ke dinsos membantu sembako,” ucapnya.

Didin juga menambahkan pihaknya juga akan terus memantau kondisi dan kebutuhannya selama tinggal di rumah saudaranya tersebut.

“Mereka juga masih bagian dari kita, tentu harus selayaknya diberikan tempat minimal menghilang rasa trauma pasca kejadian yang menimpa wilayahnya,” kata Didin.

Dia juga mengungkapkan dari total 19 orang kebanyakan dewasa dan hanya 4 anak yang pindah sementara sambil menunggu berangsur membaik kondisi di Cianjur.

“Mereka semuanya masih saudara dan menetapnya dirumah besan (mertua) di Sibanteng,” katanya (Fex/Zikri)

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Sekitar 19 orang warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur mengungsi ke rumah saudaranya di wilayah Desa Sibanteng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor sejak Selasa 22 November 2022 sampai sekarang.

Menurut warga Desa Sibanteng, Dede Zulkifli mengatakan, bahwa sebanyak 19 orang terdiri dari 5 Kepala Keluarga (KK) warga cianjur merupakan korban bencana gempa bumi mengungsi di rumahnya di Kampung Jambu RT 02 RW 02, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.

“Jadi dari awal kejadian mereka langsung dibawa ke sini menggunakan mobil ambulance tiba disini sekitar pukul 02.00 Wib dini hari,” ungkap Dede Zulkifli kepada wartawan pada, Kamis 24 November 2022.

Pria yang akrab di sapa Izul itu mengatakan, dari total 19 orang warga Kampung Mangun RT 02 RW 03, Desa Mangun Kerta, Kecamatan Cibenang, Kabupaten Cianjur tersebut, 3 orang diantaranya kembali ke rumahnya.

“Jadi, sekarang sisa ada 17 orang karena yang tinggal disini. Kalau yang tiga orang lagi kembali ke daerah Ciranjang, Cianjur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sibanteng, Didin Hapiduddin membenarkan, ada warga cianjur yang mengungsi di rumah waudaranya di Desa Sibanteng.

“Iya benar ada warga Cianjur mengungsi kerumah saudaranya yakni besannya sejak Selasa pagi sudah disini,” kata Kepala Desa Sibanteng Didin Hafiduddin ketika dikonfirmasi wartawan

Bahkan pemerintah Desa juga sudah memberikan bantuan berupa pakaian anak sampai kebutuhan makanan selama tinggal di wilayahnya.

“Kita bantu dan memberikan mukena (alat solat) sarung, kaos, dan kami sudah berkoordinasi ke dinsos membantu sembako,” ucapnya.

Didin juga menambahkan pihaknya juga akan terus memantau kondisi dan kebutuhannya selama tinggal di rumah saudaranya tersebut.

“Mereka juga masih bagian dari kita, tentu harus selayaknya diberikan tempat minimal menghilang rasa trauma pasca kejadian yang menimpa wilayahnya,” kata Didin.

Dia juga mengungkapkan dari total 19 orang kebanyakan dewasa dan hanya 4 anak yang pindah sementara sambil menunggu berangsur membaik kondisi di Cianjur.

“Mereka semuanya masih saudara dan menetapnya dirumah besan (mertua) di Sibanteng,” katanya

Artikulli paraprakAkbar Himawan Buchari Terpilih Menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI Periode 2022-2025
Artikulli tjetërDinkes Kabupaten Bogor Akan Pantau Terus Kondisi Kesehatan Warga Cianjur