Beranda Berita Terkini Rencana Strategis Kecamatan Leuwisadeng 2024-2026, Hasilkan Tiga Poin Penting 

Rencana Strategis Kecamatan Leuwisadeng 2024-2026, Hasilkan Tiga Poin Penting 

Swarabobar.com – Camat Leuwisadeng Rudi Mulyana hari ini mengadakan Rapat Rancangan Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor tahun 2024-2026. Selasa (25 /10/22).

Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kecamatan Leuwisadeng pada, Selasa 25 Oktober 2022, dihadiri Plt Administrasi Umum (Adum) Bapeda Litbang, Sigit Wibowo, Kapolsek juga Danramil Leuwiliang, para kepala desa, unsur UPT terkait dan tokoh masyarakat.

Rudy Mulyana menyampaikan, ada 3 point penting terkait Infrastruktur yang disampaikan dalam Renstra tersebut. Diantaranya, perlunya pembangunan Kantor Kecamatan Leuwisadeng, Pembangunan Puskesmas Sadeng Pasar dan Optimalisasi Pasar Rakyat Leuwisadeng.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Jadi saya lihat tiga item ini sudah berjalan pengajuan sudah lama tapi tidak pernah terlaksana karena keterbatasan anggaran dari kantor (Kecamatan) karena hampir semua di Bogor Barat ini hampir semua kantor kecamatan sudah bagus tinggal kita (Kecamatan Leuwisadeng) saja dengan Parungpanjang. Ciampea sudah mau bentar lagi terus tenjolaya sudah. Tapi, kondisi yang kurang bagus itu ada di Leuwisadeng,” kata Rudy Mulyana kepada wartawan disela kegiatannya.

Lebih lanjut, kata Rudy Mulyana, pengajuan pembangunan untuk Puskesmas Sadeng Pasar sudah diajukan lantaran kondisinya yang sempit menyebabkan keterbatasan untuk melayani sekitar 43000 warga di 4 desa.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Di wilayah Kecamatan Leuwisadeng sendiri terdapat dua Puskesmas yakni Puskesmas Leuwisadeng dan Puskesmas Sadeng Pasar.

“Mudah-mudahan (Puskesmas Sadeng Pasar) segera di bangun. Sudah di ajukan nih di tahun 2020 kita sudah ada lokasinya tapi kan di coret juga untuk ini,” katanya.

Kemudian, kata Rudy Mulyana, terkait Pasar Rakyat Leuwisadeng sejak pembangunan sampai dengan saat ini masih terkesan dibiarkan dirinya meminta untuk segera di optimalkan.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Kemudian pasar tuh, walau-pun kewenangan nya bukan di kecamatan tapi kami menyerap aspirasi dari rekan rekan para petani, kelompok tani yang ada padagang mudah-mudahan ini bisa di manfaatkan. Tapi, sampai sekarang kan gak tau ini aya masalah naon (Ada masalah apa) gitu, karena kewenangannya ada di PD Pasar,” katanya.

Dirinya berharap, mudah-mudahan dengan adanya Renstra 2024-2026 ini ada perubahan.

“Kita kejar ke Disperindag, Disdagin bilangnya bahwa itu adalah kewenangannya di sana,” katanya.

Artikulli paraprakKapolri Larang Anggota POLRI Setoran Kepada Atasannya
Artikulli tjetërBerikut Cara Menghapus Jejak Digital Agar Hidup Nyaman