Beranda Berita Terkini Celana Jeans Tahun 1880 Dilelang Seharga Rp 1,3 Milyar

Celana Jeans Tahun 1880 Dilelang Seharga Rp 1,3 Milyar

Swarabobar.com- Celana jeans (‘jin’ dalam KBBI) Levi’s yang dirilis pada sekitar tahun 1880-an dilelang dan berhasil dijual. Sebelumnya, celana jin langka itu ditemukan di lokasi pertambangan Meksiko.

Di lansir dari CNN Indonesia, Celana jin itu dijual dengan harga US$87.400 atau sekitar Rp1,35 miliar. Angka ini merupakan salah satu harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk celana jin sepanjang sejarah.

“Jin ini sangat langka, terutama dalam kondisi dan ukuran yang aus seperti ini,” ujar sang pembeli Zip Stevenson, melansir CNN. Stevenson membeli celana ini bersama dengan Kyle Hautner.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Celana jin ini ditemukan sekitar lima tahun yang lalu di Amerika Barat oleh penambang Michael Harris. Ada beberapa celana serupa lainnya, namun disimpan di dalam museum karena terlalu halus untuk dipakai.

Asal-usul Celana Jeans: Pekerja Kasar, Ikon Pemberontak, Rumah Mode
Namun, celana jin langka satu ini diyakini masih bisa dipakai. Hanya perlu beberapa perbaikan untuk kemudian bisa memakainya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Saya membayangkan Johnny Depp atau Jason Momoa yang memakainya,” ujar Stevenson.

Lelang diadakan di Durango Vintage Festivus. Festival ini digelar oleh ahli denim vintage Brit Eaton. “Saya tahu jeans ini akan menjadi daya tarik utama,” ujar Eaton.

Eaton sendiri telah lama bergerak di bisnis jual beli celana denim lawas ini. Celana denim lawas umumnya bernilai US$100 atau sekitar Rp1,5 juta.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Dengan begitu, celana jin yang ditemukan di lokasi tambang Amerika Barat tersebut jelas sangat berharga.

Saat ini, celana jin tersebut disimpan di brankas dekat toko Denim Doctor milik Stevenson di Los Angeles, Amerika Serikat. Siapa pun boleh melihatnya, asal membuat janji temu terlebih dahulu.

Artikulli paraprakSaatnya Orang Miskin Jadi Kaya, Berikut Caranya Menurut Robert Kiyosaki
Artikulli tjetërAnis Baswedan Resmi Akhiri Masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta