Beranda Berita Terkini Pasca Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi di Pelosok Desa

Pasca Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi di Pelosok Desa

BOGOR, SWARABOBAR.COM – Dua tahun sudah pandemi melanda, memberi dampak tersendatnya ekonomi lantaran setiap kegiatan yang mengundang keramain dibatasi guna mencegah penyebaran virus yang disebut covid-19.

Sehingga, selepas pembatasan kegiatan mulai dilonggarkan lantaran pandemi yang melanda beranjak pergi, kerinduan masyarakat akan sebuah keramain seolah membuncah ruah hingga ke pelosok desa.

Hal tersebut terpantau lensa Swarabobar.Com disejumlah lokasi yang menyelenggarakan kegiatan yang mengundang keramain, entah sebuah acara formal yang diselenggarakan pemerintah atau kegiatan nonformal yang diselenggarakan masyarakat.

Lebih lanjut, hal-hal tersebut secara pasti menjadi garfik akan pulihnya budaya sosial masyarakat, serta menjadi pemantik guna pertumbuhan ekonomi kalangan menengah bawah. Terutama para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pasalnya, kegiatan yang mengundang keramain tersebut menjadi pasar yang meski hanya bersifat musiman dan dadakan namun sangat berarti dan bermanfaat bagi para pelaku UMKM di wilayah sekitar, maupun bagi khalayak banyak yang rsifatnys hiburan murah meriah.

Seperti yang diungkapkan pelaku UMKM Es Asap, Ade Paturohman (39), asal Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor bagian Barat. Yang rela merangsek keluar wilayah yakni, Kecamatan Jasinga guna menjajakan produk UMKM yang menjadi satu-satunya mata pencaharian bagi keluarga Ade.

“Ya cukup jjauh dari Tenjo saya, habis gimana lumayan sih kalo jualan diacara kayak gini, kalo lagi rame omset bisa dua kali lipat,” Ungkapnya kepada JurnalBerita74. Minggu (11/09/2022).

Lanjut Ade, pasca pandemi dirinya sangat merasa bersukur lantaran, selepas larangan berkerumun sudah tidak berlaku lagi, dirinya lebih memiliki banyak peluang untuk berusaha memulihkan ekonomi diri maupun keluarganya.

“Alhamdulillah pas covid sudah longgar kita bisa lebih berusaha untuk ekonomi keluarga, tidak seperti dulu waktu masih covid jualan aja susah,” Kata dia.

Artikulli paraprakCarikan solusi Baik, Babinsa Sertu Agus lakukan Sidak di Pabrik kelapa sawit cikasungka cigudeg
Artikulli tjetërNongkrong Sambil Ngopi Sudah Jadi Budaya dan Tradisi Masyarakat