Beranda Berita Terkini Nongkrong Sambil Ngopi Sudah Jadi Budaya dan Tradisi Masyarakat

Nongkrong Sambil Ngopi Sudah Jadi Budaya dan Tradisi Masyarakat

 

BOGOR, JURNALBERITA74.COM – Sedari dulu sampai kini, nongkrong sambil ngopi sudah menjadi satu tradisi sosial dikalangan masyarakat tanpa melihat strata dari sebuah setatus sosial pada setiap kalangan menengah, atas, maupun bawah.

 

Pasalnya, hal tersebut sudah menjadi kebutuhan pelangkep dalam sosialita kehidupan masyarakat dari semua kalangan, suatu hal yang dinilai dari sisi sikologi mampu mencairkan suasana dan perasaan setiap orang yang sedang berkumpul.

Baca Juga :  Digdaya di Dapil Lima : Aan Triana dan Firmansyah Berpeluang Lolos dengan Torehan Suara Gemilang

 

Entah saat ngobrol ringan, diskusi serius, bahkan dalam kesendirian disaat melepas penat pun nongkrong sambil ngopi sudah manjadi tradisi dan budaya di tengah-tengah masyarakat diseluruh dunia.

 

Hal tersebut dibenarkan pengamat sosial budaya, Ra Dien Kaherudin yang tidak menampik bahwa sanya nongkrong sambil ngopi memang sudah menjadi tradisi dan budaya sosial masyarakat di seluruh negara.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

“Ketika harus berbicara nongkrong sambil ngopi sudah jadi tradisi dan budaya, saya rasa sudah tidak perlu panjang lebar ya, kita buka saja kamus sejarah tentang perkebunan kopi. Disana kita bisa menarik benang merah akan keabsahan dari tradisi dan budaya tersebut,” Ungkapnya. Minggu (11/09/2022).

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Lebih lanjut Ra Dien menjelaskan bahwa sejarah adalah bukti otentik yang jelas-jelas dapat dijadikan sebuah representasi sebuah hal yang ada dalam kehidupan manusia.

 

“Sejarah adalah pondasi dari apa yang ada saat ini, jadi untuk bercocotologi, sejarah yang jelas dan pasti adalah dasar yang kuat untuk mendefinisikan sebuah opini atau pandangan dalam kehidupan.” Tukasnya.

Artikulli paraprakPasca Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi di Pelosok Desa
Artikulli tjetërTips Dasar Menjaga Kesehatan Di Musim Penghujan