Beranda Berita Terkini Mangkir Dari Panggilan KPK, Ini Alasan Gubenur Papua

Mangkir Dari Panggilan KPK, Ini Alasan Gubenur Papua

Jakarta, Swarabobar.com – Entah hanya sebuah alasan atau memang sebuah kenyataan, mangkir nya Gubernur Papua dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 12 September 2022 untuk diperiksa di Mako Brimob Polda Papua lantaran kondisi dari Gubernur Papua tersebut sedang tidak sehat yakni, sakit.

Hal tersebut diungkapkan juru bicara (Jubir) Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, pada Senin, 12 September 2022 lalu, seperti dilansir dari Tempo.co

“Kaki Gubernur Papua masih bengkak, sehingga sulit jalan dan pita suaranya juga terganggu,” Ungkap Muhammad Rifai Darus. Rabu, (21/09/2022).

Ia melanjutkan, pemanggilan tersebut ditenggarai lantaran Lukas sudah dtetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi oleh KPK .

Dimana orang nomor satu di Papua disebut telah diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 1 miliar. Namun Rifai menampik tudingan tersebut dengan menyampaikan bahwa Pemerintahan yang dipimpin Lukas tidak pernah menerima sepeser pun dari pengusaha.

“Selama 10 tahun pemerintahan tidak pernah menerima satu persen pun dari pengusaha,” kata dia.

Sebagai informasi, Gubernur Papua dua periode pada 2013-2018 dan 2018-2023. Lukas beberapa kali sudah menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara kepada KPK.

Dan berdasarkan data dari LHKPN KPK, politikus Demokrat tersebut terakhir kali telah melaporkan kekayaannya ke KPK pada 31 Maret 2022.

Dimana, jumlah hartanya kekayaannya Lukas mencapai pada kisaran Rp 33,7 miliar. Harta itu terdiri dari 6 tanah dan bangunan yang berlokasi di Jayapura. Nilai 6 properti itu diperkirakan mencapai Rp 13,6 miliar.

Artikulli paraprakForum Masyarakat Tiga Desa di Cibungbulang Tanam 2000 Bibit Pohon, Ini Tujuannya
Artikulli tjetërTata Cara Membuat Wanita Orgasme, Simak Beritanya