Beranda Berita Terkini Bejad, Dana BLT Desa Pangaur Kecamatan Jasinga Diduga Dibawa Kabur Oknum Bendahara 

Bejad, Dana BLT Desa Pangaur Kecamatan Jasinga Diduga Dibawa Kabur Oknum Bendahara 

 

Bogor, Swarabobar.com – ratusan juta uang anggaran dana Desa serta bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Pangaur kecamatan jasinga diduga digelapkan oleh oknum bendahara yang berinisial HH

Saat dikonfirmasi kasi pemerintahan kecamatan jasinga Sandi membenarkan kejadian penggelapan tersebut betul terjadi di Desa Pangaur yang diduga dibawa kabur oleh staf bendahara.

“sekarang lagi ada rapat didesa kalaupun untuk terkait uang tersebut di ambil ataupun digelapkan ataupun bagaimanapun itu sudah dilaporkan kepada Polsek Jasinga tetapi sekarang sedang musyawarah,”katanya saat dihubungi telepon seluler pada Rabu (28/09/2022).

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Sementara ini Menurut Sandi kasi pemerintahan kecamatan menegaskan kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada polisi sektor Jasinga untuk dilakukan penangkapan.

“Iya betul karena kan kalau sudah lapor ke Polsek masa bohong,pihak kecamatan mengetahui persoalan ini dua Minggu kemaren kalo gasalah,” ungkap Sandi.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Diketahui oleh Sandi nilai yang digelapkan ternyata ratusan juta rupiah yang bersumber dari anggaran dana Desa tahun 2022.

“Nilai yang diketahui cukup besar juga karena kemarin saya kan yang mengikuti rapat pertama walaupun telat datangnya minimal saya sudah tau dan yang dilaporkan ke Polsek itu ratusan juta,” ujarnya.

Sandi pun menyampaikan,Pihak kecamatan sudah memberikan arahan kepada Pemdes Pangaur untuk tidak menutup-tutupi soal kejadian tersebut agar tidak menjadi fitnah dari masyarakat.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Saya juga sudah bicara juga kepada pemerintah desa agar jangan ditutup-tutupi nanti ini akan menjadi fitnah biar terbuka apa adanya solusinya nanti kita bicarakan untuk kedepannya,”kata Sandi.

Kasipem kecamatan Jasinga Sandi menambahkan soal kejadian tersebut Pemdes saat ini sedang melakukan musyawarah ketiga akibat belum ditemukannya diduga pelaku penggelapan uang Dana Desa tersebut.

Artikulli paraprakHendak Berziarah Warga Tenjo Ditemukan Sudah Meninggal di Sungai
Artikulli tjetërTerkait DD Dibawa Kabur Bendahara Desa, Kades Pangaur Sampaikan Kronologi Secara Rinci