Beranda Berita Terkini Warga Pemilik Unit 1408A Salemba Residence Mengaku Kecewa dan Kritisi Bentuk Panitia...

Warga Pemilik Unit 1408A Salemba Residence Mengaku Kecewa dan Kritisi Bentuk Panitia RT Baru

 

Bogor, Swarabobar.com, – Berdasar laporan salah satu warga pemilik unit 1408A, atas nama Puri yang mengaku merasa kecewa dan mengkritisi pembentukan panitia RT baru diwilayah RT.10 RW.08 khusus Apartemen Salemba Residence kediamannya. Jakarta, Rabu (13/07)

 

Dia menjelaskan, hal ikhwal pembentukan panitia RT Baru yang menjadi polemik. Diharapkan para calon pemilihan panitia ketua RT dan calon kandidat, bisa mewakili warga dan memenuhi syarat kriteria yang jelas dan kredibilitas sebagai panutan warga.

 

Diketahui biasanya pemilihan ketua RT cenderung jarang diminati, dan umumnya dipilih langsung melalui musyawarah mufakat, tetapi tidak begitu halnya bagi warga unit Apartemen salemba residence RT10 RW08 khusus wilayah unit warga Kelurahan Paseban Kecamatan Senen.

Pasalnya, Ada indikator kejanggalan dalam pembentukan RT baru yang proses pemilihannya disosialisasikan sebagaimana mestinya.

 

“Sehingga kami menduga adanya .penggiringan publik oleh oknum panitia untuk pihak tertentu,” ungkapnya, kamis (14/06/2022) dalam keterangan pers.

 

Perlu kita ketahui, apa saja tugas-tugas Ketua RT / RW selain membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung-jawab pemerintah. Ketua RT / RW harus mampu memelihara kerukunan hidup antar warga dan juga dapat menyusun rencana serta melaksanakan pembangunan dengan menampung sekaligus mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakatnya.

 

Selain itu, pengkoordinasian antar warga dan mampu melaksanakan tugas pokok RT / RW serta dapat melaksanakan musyawarah serta mengambil keputusan dari musyawarah tersebut.

 

Ketua RT / RW juga harus mau menerima masukan masyarakat, serta memprosesnya dengan melakukan penyusunan rencana berdasarkan keinginan masyarakat untuk selanjutnya diproses apakah layak untuk ditindaklanjuti.

 

Berapa kali masa jabatan RT/RW, ini artinya Permendagri 18/2018 telah mengatur bahwa Ketua RT/RW memegang jabatan selama 5 (lima) tahun dan bisa menjabat paling banyak 2 (dua) kali masa jabatan, baik berturut-turut ataupun tidak. Tentunya pemilihan harus transparan, dan atas kesepakatan warga.

 

Panitia Pemilihan RT/RW baru pembentukan RT transparan karena di lakukan rapat tertutup di Aula. Namun sedikitnya, perwakilan penghuni tower pemilik unit Apartemen Salemba Residence yang hadir hanya 4 unit sebagai perwakilan.

 

” Kami menyayangkan proses pemilihan oleh oknum panitia pemilihan (panpel ) dan berusaha mengusulkan oknum caretaker yang seharusnya diduduki ASN ditunjuk lurah dan ada kejanggalan yang ditemui disini. Pasalnya, mereka saat akan rapat pertama RT.10 RT.05 dan RW.07, yang hadir hanya beberapa orang, sedangkan dalam pertemuan (yang sah) harusnya memenuhi kuota, pada rapat kembali tanggal 2 Juli 2022,” papar Puri dalam keterangan persnya.

 

Selain itu, undangan yang hadir hanya 4 orang penghuni sisanya satgas dan disitu ia mengetahui bahwa adanya surat pernyataan yang mengusulkan salah satu sebagai mewakili tokoh masyarakat. Namun, dari pihak Apartemen Salemba menyatakan ketidak-setujuannya. Sehingga Panitia Musyawarah (Panmus), mengakibatkan hasil rapat tidak korum yang seharusnya bisa memberikan hak suara adalah para pemilik unit. Itu bisa dibuktikan, dengan kepemilikan serta memverifikasinya.

 

“Kalau belum apa apa panitia kurang baik dalam menjalankan fungsinya, padahal dirinya memahami hal tersebut lantaran adanya ulah oknum panitia yang seharusnya faham mekanisme hukum secara prosedur,” jelas Puri lagi.

 

Puri juga menerangkan, jika dilaksanakan rapat Panmus lagi, pihaknya dan warga mayoritas Apartemen salemba residence meminta komitmen dari panitia pembentukan RT baru rapat yang nantinya kembali di laksanakan diharapkann semua pihak yang terlibat dalam rapat pembentukan panitia RT baru bisa saling menghormati sportifitas dan tidak melakukan upaya upaya yang akhirnya merugikan kepentingan warga Apartemen salemba residence.

 

Siapapun nanti jadi ketua RT, pasti yang terbaik dan semoga dapat memberikan kontribusi dan dapat bersinergy dengan warga unit Apartemen salemba residence. Sehingga bisa membawa perubahan angin segar bagi warganya,” pungkas Puri. (Nick/Aray)

Artikulli paraprakKazona Timur Sinergi dengan PSDKP Ambon, Khususnya Pengawasan Perikanan Maluku
Artikulli tjetërFathimah Zahra Pelopori Genabung, Lakukan Qurban di Pelosok Desa