Beranda Berita Terkini Kinerja PLN Bogor Timur Patut Dipertanyakan, Ini Alasannya

Kinerja PLN Bogor Timur Patut Dipertanyakan, Ini Alasannya

 

Bogor, Swarabobar.com – Kinerja Perusahaan Listrik Negara  (PLN) Bogor Timur yang berlokasi di Jalan. Pajajaran Kota Bogor patut dipertanyakan lantaran konsumen yang sudah menunaikan kewajibannya belum juga mendapatkan hak nya sebagai konsumen.

 

Hal tersebut disampaikan Nurhadi, yang merasa kecewa lantaran perusahaan milik Negara (PLN) tersebut disinyalir, masih kerap mengabaikan hak dan kepuasan konsumen dengan pelayanan yang prima.

“Tanggal 15 itu saya ke kantor PLN untuk pemasangan listrik terus bertemu security dan di kasih formulir lalu saya isi tapi ada rasa aneh juga ko pelayanan hanya sampai security,” ungkapnya, dilansir dari yodhamediaindonesia.com. Minggu (24/02022).

Lanjut Nurhadi memaparkan, selang beberapa jam security menyampaikan akan dihubungi, ternyata betul ada yang menghubungi untuk survei Sistem Layak Operasi (SLO).

 

“Disitu saya harus bayar Rp 300.000 langsung, alasannya untuk Biyaya survei SLO itu,” bebernya.

Lebih lanjut Nurhadi menjelaskan, pada keesokan harinya melalui pesan WhatsApp dirinya mendapatkan sertifikat SLO beserta nomor registrasi pembayaran PLN.

 

“Setelah dapt sertifikat dan nomor regis saya langsung bayar lewat Indomaret. Tapi sampai hampir satu pekan belum juga ada pemasangan,” ungkapnya.

 

Lantaran merasa belum puas, dirinya pun mengambil tindakan dengan mengiri email pengaduan, dari email pengaduan tersebut itu lah dirinya mengaku baru tahu bahwa SOP pemasangan baru itu dilakukan setelah 5 hari pembayaran, tapi pada kenyataannya melebihi 6 hari belum juga terpasang.

“Dari situ saya usut terus, saya folow up lewat email akhirnya ada yang WA dan menyampaikan bahwa dia belum bisa pasang karna terkendala dari material dan barang tersebut akan tersedia di bulan september,” ujarnya seraya menahan sesak di dada.

 

“Menurut saya ga logis perusahaan besar setingkat Nasional Tapi Material tidak ada dan harus menunggu sampai dua bulan”. Tukasnya ******

Artikulli paraprakDPK KNPI Pamijahan Gelar Sekolah Demokrasi, Asep Wahyuwijaya : Seharusnya Parpol Malu
Artikulli tjetërPemdes Tegal dan Katar Resmikan Pembangunan Rumah Janda