Beranda Berita Terkini Gerak Cepat DLH Kabupaten Bogor dan Jajarannya Patut Diapresiasi, Fadli : Kita...

Gerak Cepat DLH Kabupaten Bogor dan Jajarannya Patut Diapresiasi, Fadli : Kita Menghimbau dan Berharap Masyarakat Mampu Mengolah Sampah dari Sumbernya.

 

Bogor, Swarabobar.com – Gerak Cepat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan segenap jajarannya patut diapresiasi. Pasalnya, terkait penumpukan sampah di Kampung Kebon Panas RT 04/04, Desa Jasinga, Kabupaten Bogor, yang sempat dikeluhkan kini mulai diangkut secara berangsur.

 

Dan ha itu dilakukan hingga tengah malam menjelang pagi, guna memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Jasinga, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

 

Namun demikian, Kepala Bidang (Kabid) Engelolaan Sampah (DLH) Kabupaten Bogor, Ismambar Fadli meminta agar peran aktif dari semua lini ada, guna memberikan solusi terbaik dalam mengatasi masalah krusial tersebut.

 

 

“Kalo kita sih bisa bantu, tapi apakah diminggu -minggu berikutnya tidak ada samah lagi. Maka dari itu peran aktif dari semua lini sangat diperlukan, seperti pak camat misal seperti apa solusinya,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan melalui panggilan seluler. Selasa (05/07/2022).

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Lebih lanjut Fadli menjelaskan, agar kedepannya lebih jelas dirinya akan mengecek seperti apa pengelolaan nya guna menemukan solusi terbaik, karena jauh sebelumnya Fadli pun menjelaskan bahwa jauh sebelumnya sampah-sampah dilokasi tersebut selalu diangkut.

 

“Kedepannya ataupun besok lusa akan kita cek juga bagaimana pengelolaannya, karena itu kan TPS bukan sampah liar. Dan intinya kita menghimbau kepada masyarakat agar masyarakat bisa mengolah sampah ini dari sumber, seperti bisa memilih mana yang masih bisa digunakan atau dimanfaatkan, agar yang dibuang hanya residu saja,” ungkapnya.

 

Pada sebelumnya, telah diberitakan bahwa hal tersebut itu pun turut disampaikan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Komisi III yang menjadi liding sektornya, Aan Triana Al Muharom, maupun Permadi Dalung.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Dimana Aan Triana Al Muharom menyampai kan, terlepas dari keterlambatan iuran dan segala macam administrasinya, hal seperti pembiaran atas penumpukan sampah, Aan menilai hal tersebut tidak boleh terjadi, dan itu harus diantisipasi dari awal. karena bagai mana pun yang namanya penumpukan sampah yang tidak sesuai itu akan menjadi penyakit baru.

 

“Terkait administrasi pembayaran dan segala macam, itu bisa diselesaikan nanti, yang terpenting sampah itu tidak menjadi penyakit baru bagi masyarakat, terutama masyarakat terdekat dari lokasi tersebut.” Ungkap politisi muda dari Partai Golongan Karya (Golkar), Aan Triana. Pada Senin lalu.

 

“Oleh sebab itu saya minta kepada DLH, apapun ceritanya sampah harus tetap diangkut dahulu, dan ini tidak boleh didiamkan terlalu lama, namanya sampah pasti pencemaran apalagi bukan pada tempatnya.” Sambung Aan.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Lebih lanjut, Aan menilai seharusnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lebih mengedepankan kemanusiaan, terkait administrasi yang belum diselesaikan berdampak pada sampah yang tidak diangkut. Pasalnya, hal tersebut dapat menjadi penyakit baru seperti bau, pencemaran, dan lainnya. kata dia.

 

“Kalo memang informasinya seperti itu, kita akan coba mengundang DLH untuk rapat kerja dengan komisi tiga, karena bagai manapun DLH itu bagian dari liding Sektor komisi III.” Ujarnya kepada wartawan.

 

“Dan akan kita tekankan untuk segera membereskan persoalan tersebut, baik itu dari segi administrasi, baik dari sisi regulasi, maupun dari pengangkutan sampah itu sendiri. Yang pasti harap kami, sampah itu harus segera diangkut.” Tukasnya. (Arya)

Artikulli paraprakPartai Demokrat Kawal Realisasi Relokasi dan Huntap di Desa Cibunian
Artikulli tjetërTingkat Kemampuan dan Kapasitas Guru Paud, Himpaudi Korwil 2 Bogor Bagian Barat, Gelar Workshop Literasi dan Numerasi