Beranda Berita Terkini Peduli Kemanusiaan, Bem STIHDA Bogor Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Purasari

Peduli Kemanusiaan, Bem STIHDA Bogor Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Purasari

Bogor, Swarabobar.com – Sekolah Tinggi llmu Hukum Dharma Andigha (STIHDA) Bogor, di bawah kepemimpinan Ketua Ekodjatmiko Sukarso melakukan aksi kemanusiaan dengan memberikan paket bantuan kepada warga yang terkena dampak bencana tersebut di Kampung Cisarua, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor

 

Bantuan disalurkan melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Dharma Andigha Bogor yang langsung terjun kelapangan membawa paket bantuan berupa pakaian, sembako, obat-obatan, dan vitamin beserta kebutuhan bayi seperti popok dan kebutuhan lainnya.

 

“Setelah dari posko penerimaan bantuan, kami didampingi oleh aparatur desa setempat untuk menuju ke titik lokasi kejadian sekaligus melihat keadaan masyarakat dan kondisi rumah yang terkena dampak banjir dan longsor,” ungkap ketua Bem STIHDA Aceng kepada wartawan kemarin.

 

Aceng yang turun langsung bersama rekan-rekannya itu mengaku sangat prihatin saat melihat kondisi warga yang terkena dampak bencana banjir dan longsor.

 

Sehingga ia berharap pemerintah memberikan perhatian lebih kepada korban bencana.

 

“Agar kiranya pemerintah setempat memberikan perhatian lebih kepada korban bencana alam yang kehilangan tempat tinggal, harta benda akibat dampak dari bencana tersebut,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Andi Tatang Supriyadi menyampaikan, sangat prihatin dengan korban bencana di Purasari.

 

Sehingga ia bersama civitas akademika STIHDA memberikan bantuan secara langsung kepada para korban.

 

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian dosen dan mahasiswa terhadap musibah yang telah menimpa korban banjir bandang dan longsor di Purasari,” ungkapnya. (Fex)

Artikulli paraprakGandeng BPR Parungpanjang, DPK KNPI Parungpanjang Gelar Festival Kreativitas Pelajar
Artikulli tjetërApresiasi Kegiatan Festival Kreativitas Pelajar Oleh DPK KNPI Parungpanjang, Wahyu Chaniago : Pemuda Itu Harus Inklusif.