Beranda Berita Terkini Kacang Kedelai semakin Melejit, Pengusaha Tempe di bogor Menjerit

Kacang Kedelai semakin Melejit, Pengusaha Tempe di bogor Menjerit

Bogor.Swarabobar.com – naiknya kacang kedelai sangat terdampak bagi masyarakat yang sehari-sehari memakai kebutuhan pokok tersebut,

Khususnya para produsen tempe dan tahu yang berada di kabupaten Bogor Jawa Barat sangat menjerit dengan kenaikan kacang kedelai yang sehari-sehari digunakan untuk membuat tempe dan tahu

Seperti Kusnanto (58) pengusaha tempe rumahan yang berada di kampung Sinar harapan Desa Galuga Kecamatan Cibubunglang kabupaten bogor ini , Sabtu (11/06/2022)

Dia menyampaikan kenaikan Kacang kedelai dirasakan sebelum bulan puasa 2022 yang cukup melonjak drastis harganya

“kacang itu kalo di grosir sekarang 1.240.000 ( satu juta dua ratus empat Puluh ribu) untuk satu kintal (100Kg) kalo dulu hanya 850rb paling mahal, dirasakan kenaikanya menjelang bulan puasa itu mulai melonjak sampai akhirnya harga segini,” Kata Kusnanto

Bahkan bukan hanya diharga 1.200.000 perkuintal tetapi baru bulan kemaren sampai diharga 1.300.000 itupun dengan barang yang sulit ditemukan

“bulan kemaren itu sampai 1.300.000 harganya,itu pun barangnya sulit pak, sampai saya cari ke pasar-pasar pada gaada

Dirinya mengaku walaupun dengan harga kacang kedelai yang mahal akan tetapi potongan tempe tidak dikurangi karena takut konsumen atau pembeli pergi

“saya jual bermalam macem-macem, ada yang 5000 perkeping kalo tempe daun itu dipotong-potong penghasilan juga cukup jauh. kalo dulu waktu 800 kan yang setengah kintal bisa dapet 900 apalagi kalo kacangnya bisa mekar itu bisa banyak, sedangkan kacang sekarang mahal ukuran tempe nya kita sudah makai aturan dari atasan per ons nya itu seribu. namanya juga dipasar ya pak kalo ditahan tahan ga abis daripada ga abis mending dimurahkan yang penting kebeli kacang lagi,”jelasnya

Kusanto mengatakan semenjak kenaikan kacang kedelai makin tinggi,dirinya ber-usaha tempe ini hanya numpang makan saja dan tidak memiliki keuntungan lebih bahkan bayar Air Pun belum terbayarkan sampai 7 bulan ini

“sekarang mah pendapatan jauh,jujur pak dua tahun kebelakang semenjak ada corona saya cuma numpang makan, belum saya bayar air pam yang sebulanya 400 ribu. ini juga saya hampir 7 bulan belum kebayar, kalo yang punya nya bukan tetangga mungkin sudah dipotong saluran airnya,”ungkap Kusnanto dengan rawut wajah sedih

Dia berharap kepada pemerintah untuk segera menurunkan bahan pokok kacang kedelai karena menurutnya pemerintah hanya biasa menaikan harga saja

“Tolong ke pemerintah bisa diturunkan harga kacang kedelai, jangan hanya bisa menaikan saja, kita kena imbasnya soal harga ini,banyak bayaran yang belum bisa saya bayar. Dari mulai listrik dan air, bahkan biasanya saya make tetangga untuk bekerja sekarang harus berhenti dan digantikan oleh istri saya karena tida mampu bayar orang untuk membantu,”tuturnya (Ham)

Artikulli paraprakJalan Lingkungan di Desa Curug Jasinga Longsor, 6 Rumah Warga Terancam
Artikulli tjetërPantau Langsung Luapan Air Cidurian, Batituud Koramil 0621-24 Jasinga Himbau Warga di Daerah Aliran Sungai Tetap Waspada