Beranda Nasional Biar Gak Salah, Ribuan Jamaah Haji Lakukan Manasik Massal

Biar Gak Salah, Ribuan Jamaah Haji Lakukan Manasik Massal

Bogor, swarabobar.com—Ribuan Jamaah haji di Kabupaten Bogor sebelum berangkat ke Arab Saudi mendapatkan diberikan bimbingan dan praktek manasik haji masal di Lapangan Tegar Beriman Cibinong Bogor, Rabu (1/6/2022).

Kasi Peyelanggara Haji dan Umroh Kemenang Kabupaten Bogor Muslimin mengatakan jumlah yang ikut manasik a

Haji masal ada 1570  jamaah yang mendapatkan pembekalan manasik dari direktur pelayanan haji luar negeri.

“Kemudian  ikut praktek manasik massal di lapangan tegar beriman,”kata  Kasie Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Bogor H Muslimin kepada wartawan.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Muslimin mengatakan Bimbingan dan praktek massal itu dilakukan untuk memudahkan jamaah haji asal Kabupaten Bogor ini memahami tata cara melaksanakan ibadah haji.

“Praktek manasik haji dilakukan untuk memberikan gambaran saat berada di Arab Saydi nanti, bagaimana jamaah saat berada di Arafah, saat jamaah di Mina saat jamaah di muzdalifah kemudian tawaf, sai, jamaro,”katanya.

Untuk saat ini pemberangkatan Haji di Kabupaten Bogor ada enam kloter, dan juga masing masing pembimbing itu sudah diberikan pembekalan.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Apalagi saat ini beberapa kebijakan Arab Saudi itu banyak yang berubah sehingga pentingnya pembekalan ini,”katany.

Kabupaten Bogor sendiri untuk tahun ini ada pemangkasan kuota jamaah haji dari 3421 karena adanya pembatasan kuota sehingga mendapatkan jatah 1570 orang.

Ia juga menjelaskan terkait adanya pembatasan usia yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi batas maksimal batas 65 yang bisa berangkat haji.

Dikatakan muslimin itu bukan berati batal melainkan tertunda karena pada tahun ini pemberangkatan ibadah haji di Indonesia  setelah pandemi melandai.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Dari 1570 yang terdampak  karena kebijakan penetapan usia itu 269. Karena saat ini pandemi belum tuntas pemerintah Arab Saudi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,”katanya.

“jadi ada pembatasan usia buka berati mereka yang usianya lebih 65 tahu itu gagal berangkat akan tetapi hanya tertunda karena kebijakan itu tentu untuk tahu depan jika pandemi benar benar usia mereka akan jadi skala priotas,”pungkasnya.   

Redaksi**

Artikulli paraprakGegara Pesan Romantis Masuk Ke WA Sang Pacar, Remaja di Rumpin Malah Kalap
Artikulli tjetërPerlu Diwaspadai Kriteria Suspek dan Probable Cacar Monyet