Beranda Berita Terkini Babinsa Karacak Bantu Bersihkan Material Longsor di SDN Ceungal Sari

Babinsa Karacak Bantu Bersihkan Material Longsor di SDN Ceungal Sari

Bogor, Swarabobar.Com – Adanya laporan dari warga, Babinsa Desa Karacak, Koramil 2116/Leuwiliang bergerak cepat bantu warga evakuasi material lumpur akibat ambrolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang terjadi pada, Minggu malam.

 

TPT Milik Yayasan Mazro Atussibyan tersebut ambrol pada, Minggu malam sekira pukul 18.30 WIB dan menimpa dua bangunan kelas SDN Cengal Sirna, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

 

Babinsa Desa Karacak, Pelda Iip Nurhidayat mengatakan, dirinya setelah mendapat laporan dari warga sekitar kemudian langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan Muspika Leuwiliang.

 

“Kemudian saya juga langsung berkoordinasi dengan pihak lingkungan baru kami melakukan evakuasi, karena kejadian itu terjadinya kemarim malam hari,” ungkap Pelda Iip Nurhidayat kepada wartawan dilokasi kejadian pada, Senin 06 Juni 2022.

 

Pelda Iip Nurhidayat mengatakan, pihaknya bersama Muspika Leuwiliang, elemen masyarakat seperti dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP), RT/RW sekitar juga dibantu warga melakukan gotong-royong membersihkan puing-puing dan material longsor yang menimpa dua banguan milik SDN Cengal Sirna tersebut.

 

Terus setelah itu kami bekerjasama dengan element masyarakat seperti Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila, Muspika, RT/RW sekitar juga warga sehingga alhamdullilah bergotong royong sehingga evakuasi puing-puing yang menimpa bangunan SDN Cengal Sirna tersebut.

 

“Kemudian, hal lain pun sudah di koordinasikan dengan pemilik tanah yakni pihak Yayasan Mazro Atussibyan dengan pihak SDN Cengal Sirna dan pihak yayasan mengaku siap bertanggung jawab,” katanya.

 

Sementara itu, perwakilan Yayasan Sekolah Mts Mazro Atussibyan, Subhan menuturkan, pihaknya bakal bertanggungjawab kejadian ini yang menimpa bangunan milik SDN Cengal Sirna.

 

“Memang untuk TPT baru selesai dibangun sekitar bulan Januari 2022, kalau ruangan kelas Desember 2021Tapi intinya kami bakal bertanggungjawab sepenuhnya,” tuturnya.

 

Dirinya menambahkan, untuk panjang tembok penahan tanah (TPT) yang ambrol sekitar 11 meter dan tinggi sekitar tiga meter, dan posisinya tepat berada dibelakang gedung SDN Cengal Sirna.

 

“Lokasinya berdekatan dengan SDN Cengal Sirna dan memang kami membangun ruang kelas masih baru,” tutupnya. (Fex)

Artikulli paraprakDugaan Buruknya Drainase di Jalan Raya Leuwiliang – Jasinga, Tepat Depan RSUD Leuwiliang Jadi Penyebab Langganan Banjir
Artikulli tjetërSebuah Mobil Jenis Alya Seruduk Motor Hingga Masuk Kedalam Parit, Sopir : Saya Ngantuk