Beranda Berita Terkini Tak memiliki Gedung Belajar.Siswa Di Sukajaya Harus Berjalan Tiga Kilometer ke Gedung...

Tak memiliki Gedung Belajar.Siswa Di Sukajaya Harus Berjalan Tiga Kilometer ke Gedung Utama

Bogor,Swarabobar.com -Pendidikan Sejak Dini Memang sangat di dibutuhkan oleh Anak-anak apalagi Pemerintah Saat ini telah mewajibkan Warga Usia 3-6 tahun harus mengikuti Pendidikan dini seperti PAUD dan TK

Hal itu memang sangat baik dan Akan membantu usia anak untuk terus berjenjang ke dunia belajar sesungguhnya, apalagi dibarengi dengan infrastruktur yang bagus seperti Jalan maupun bangun yang akan digunakan Para siswa-siswi

Akan tetapi Berbeda dengan warga Lebak Sanab Desa Cisarua Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, Anak-anak Harus berjalan Tiga Kilometer Menuju Gedung Belajar Utama Yang terletak Di Kampung Cibarani Desa Pasir Madang kecamatan Sukajaya,

Bukan Hanya Jalan yang sangat tidak layak Disana, siswa Pendidikan kanak-kanak yang berjumlah 30 Orang Lebih ini,harus berani berhadapan Dengan satwa Liar seperti Babi hutan yang sewaktu-waktu lewat menerjang Para Siswa,Apalagi Dengan ditambahnya Hujan Deras yang membuat Jalan Licin maupun Rawanya Longsor,

Dari pantauan Saat acara Pelepasan Anak yang Dihadiri Ketua Yayasan Aisyah Maura Firdaus,Penilik PLS/PNF Kecamatan Sukajaya,serta kepala Desa Pasir Madang acara yang sangat meriah disaksikan oleh Masyarakat Sekitar yang ramai. Senin 30/05/2022

Firman Firdaus Pemilik Yayasan PAUD Menyampaikan,dengan berdirinya Sekolah Pendidikan anak Usia dini (PAUD) berharap Bisa berkolaborasi dengan Pendidikan sekolah Dasar Yang ada di wilayah

“Tentunya Dengan Adanya pendidikan Dini ini,bisa berkolaborasi dengan Sekolah Dasar (SD) Di wilayah Desa Pasir Madang Dan Cisarua jangan sampai terjadi Lagi warga yang tidak masuk Paud masih diterima di sekolah Dasar, padahal Sudah dijelaskan Menurut intruksi Kementerian Pendidikan Bahwa usia 3 sampai 6 tahun,diwajibkan pendidikan dini ,agar memiliki bekal secara formal dan tidak kaget lagi, “Ungkap Firman Firdaus

Kami juga sangat mengapresiasi Kepada Penilik SPS/LPS Kecamatan Sukajaya yang telah memberikan bimbingan selama 5 tahun ini dalam memajukan sektoral pendidikan di wilayah Desa Pasir Madang Dan Cisarua”ujarnya

Sementara Itu Encep Sunarya Kepala Desa Pasir Madang Sangat mendukung Dengan adanya Pendidikan Dini, guna mempersiapkan Generasi Hebat ditahun yang akan datang

“Pemerintah Desa terus mendukung adanya Pendidikan ini, Artinya sebelum masuk Sekolah Dasar harus masuk Jenjang Pendidikan dini terlebih dahulu agar memiliki Bekal Karena anak-anak Ini adalah penerus bangsa,Jangan sampai kalah dengan Orang yang dikota,” Ucapnya Kepada Portalsiber.com

Terlepas dari Kesuksesan Acara tersebut,Serli Setiawati Seorang Guru PAUD menyampaikan keluh kesahnya selama lima tahun mengajar banyak Terkendala dari mulai Infrastruktur Dan Fasilitas Siswa seperti Gedung Belajar

“Selama lima tahun saya mengajar sangat banyak kendala Dengan tidak adanya gedung Mengajar yang terletak di kampung Lebak sanab, apalagi Kalo Hujan Mengajar pun tidak bisa serta Kalo Hujan harus jalan tiga Kilometer karena masih sulit Di akses karena licin dan berlumpur bila memakai kendaraan Roda dua,”Jelasnya

Harapan saya nantinya Murid ini bisa dibantu diberikan Fasilitas Yang layak tentunya,apalagi sampai bisa dibangunkan Gedung sarana belajar Yang bagus, karena pendidikan itu tanggungjawab Bersama yang harus ada kerjasama Dari pemerintah ataupun lembaga terkait”Harapnya

ditempat yang sama H.Umuh Penilik LPS Kecamatan Sukajaya berpesan,dari sektor Pendidikan Harus menjadi Perhatian bersama antara pemerintah Maupun Masyarakat,

“Dari intruksi Pemerintah Memang Bagus yang wajibkan Minimal satu tahu sebelum Masuk Sekolah Dasar( SD),artinya dimanapun mereka berada jangan sampai tidak merasakan Pendidikan dini,seperti tadi dikatakan di dikampung Lebak sanab susah aksesnya,karna mau bagaimana pun,ini tanggung jawab bersama, seperti infrastruktur itu harus ada kerjasama antara masyarakat dan pemerintah Seperti Sumbangsih Gotong royong kita harusnya kembangkan kembali itu simbol kita,”ujarnya

Kendati Demikian dalam PP Nomor 2 Tahun 2018 disebutkan bahwa penyedia layanan PAUD telah menjadi salah satu dari tiga jenis layanan pendidikan yang wajib disiapkan pemerintah daerah sebagai wujud Standar Pelayanan Minimal (SPM).Redaksi

Artikulli paraprakAda Mayat Laki Laki di Kali Cikuluwung ada Yang Kenal?
Artikulli tjetërTips jaga Wajah Anda agar tak Berjerawat Dan berminyak,ini solusinya