Beranda Berita Terkini Masyarakat Apresiasi Pemdes Cibadak, Tanggap Bencana Jadi Skala Prioritas

Masyarakat Apresiasi Pemdes Cibadak, Tanggap Bencana Jadi Skala Prioritas

Bogor SwaraBobar.com – Masyarakat Kampung Cibadak Rt 03/02, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa dalam hal pengerjaan saluran irigasi yang porak poranda akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu yang lalu.

 

Salah seorang Tokoh dari Rw 02 Ahmad Badhawi mengatakan, Tanggap Bencana di saluran irigasi merupakan program yang timbul dari efek adanya keresahan masyarakat tentang wilayah yang kumuh.

 

“Awalnya kan ini memang menjadi prioritas Karena saluran irigasi ini di buat sekarang karena memang ada bencana longsor, kemudian menjadi skala prioritas oleh Pemerintah Desa. Tadinya memang saluran ini tidak berjalan dan ini menjadi sarang penyakit disaat musim kering,” kata Badhawi, saat ditemui dilokasi, Kamis (19/05/2022).

Baca Juga :  Digdaya di Dapil Lima : Aan Triana dan Firmansyah Berpeluang Lolos dengan Torehan Suara Gemilang

 

Jaro Dhowi sapaan akrabnya menambahkan, berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemdes Cibadak termasuk Ibu Kades.

 

“Kami selaku Tokoh Masyarakat dan warga mengapresiasi kepada pemerintah Desa, dalam hal penanganan tanggap bencana responnya sangat cepat,” imbuhnya.

 

Pria berbadan tegap ini membeberkan, sebisa mungkin dikerjakan walau anggarannya minim, mengingat Kampung Cibadak masih kental dengan Gotong Royongnya.

 

“Kami dan Pemdes mengalokasikan anggaran yang dikeluarkan sekitar 75 juta dan dalam hal ini memang anggaran segitu tidak mencukupi, tapi Insya Allah kami atur strategi entah dari mana uangnya yang penting pekerjaan selesai. Bisa dengan swadaya masyarakat karena memang sudah baik itulah harus ada gotong royong,” bebernya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Jaro Dhowi, begitu orang memanggilnya menjelaskan, Masyarakat saat ini sedang fokus menggunakan program Padat Karya,

 

“Dari masukan yang kami terima, anggaran ini dari dana desa juga yang kemarin sisa BLT. Ya Insya Allah akan selesai dalam 21 hari kerja, kami atas nama masyarakat RW 02 sangat berterima kasih kepada Ibu Kepala Desa. Ibu Lia mulia SPD mpd berikut jajarannya baik pak kadus Pak RT pak RW dalam hal ini sangat cepat terkait masalah irigasi ini, dan menjadi skala prioritas biar bagaimanapun dampaknya sangat besar ketika irigasi ini terjadi dikerjakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Koordinasi yang dilakukan ujar Jaro Dhowi, merujuk kepada tekhnis dan gambar dari UPT Pengairan agar tidak melenceng dari tujuan dan programnya.

 

“Dalam pengerjaan saya tidak mau gegabah, langsung saya hubungi pada UPT pengairan. Saya minta masukan ide dan pikirannya dan itu sangat membantu terkait pelaksanaan pembangunan di sini untuk teknisnya,”

 

Jaro Dhowi berharap, “Harapan saya ketika memang terjadi bencana yang begitu urgent Saya kira pemerintah Desa harus menjadikan skala prioritas melihat daripada tanggap bencana tadi, gitu untuk ke depannya juga semoga ya Pemerintah desa lebih efektif,” pungkasnya (Seno)

Artikulli paraprakSebanyak 16 Orang Terjaring Razia Dinsos Di kecamatan Leuwiliang
Artikulli tjetërMomentum Harkitnas Diharapkan Jadi Tonggak Bangkit Dari Pandemi Dan Krisis Multidimensi