Beranda Berita Terkini Akankah Harga BBM Jenis Pertalite Akan Kembali Naik?

Akankah Harga BBM Jenis Pertalite Akan Kembali Naik?

Jakarta, Swarabobar.com – Kabar  kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite atau  RON 90 , sudah terdengar  belakangan ini. Hal ini terjadi karena atas naik nya harga dasar minyak mentah  internasional.

Erick Thohir  sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan harga BBM jenis Pertalite  merupakan wewenang Presiden  Joko Widodo.

Sebelumnya Jokowi sudah sepakat untuk tidak menambah beban rakyat. Utamanya di tengah dunia yang saat ini mempunyai problem supply chain imbas dari pandemi Covid-19.

“Tidak mungkin Indonesia sebuah negara yang punya kekuatan fundamental ekonomi akan memberatkan rakyatnya. Di situlah negara hadir seperti covid-19,” saat ditemui usai acara Apresiasi Mitra BUMN Champion 2022 di Graha Pertamina, Jakarta, Senin  (9/5/2022).

Dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR, Rabu (13/4/2022), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut dalam jangka menengah pemerintah akan melakukan penyesuaian harga Pertalite dan minyak Solar, serta LPG 3 kg sebagai respons atas kenaikan harga minyak dunia.

“Strategi menghadapi dampak kenaikan harga minyak dunia, untuk jangka menengah akan dilakukan penyesuaian harga Pertalite, minyak Solar, dan mempercepat bahan bakar pengganti seperti Bahan Bakar Gas (BBG), bioethanol, bio CNG, dan lainnya,” ungkap Arifin.

Perlu diketahui, Kementerian ESDM sudah resmi menetapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin Pertalite (RON 90) sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP).

Hal ini resmi tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tanggal 10 Maret 2022 tentang JBKP. Akibatnya, bensin Pertalite ini menggantikan bensin Premium (RON 88) yang selama ini masuk ke dalam JBKP.

Menurut Erick dengan melihat pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal 1 ini yang berhasil tumbuh 5%, maka tidak mungkin pemerintah melakukan pertimbangan-pertimbangan yang justru memberatkan.

“Pemerintah akan memberikan kebijakan yang terbaik untuk rakyat Indonesia. Termasuk kita akan terus mengintervensi yang namanya minyak goreng, CPO. Untuk menjaga kepentingan nasional,”  ujarnya.
(Redaksi)

Artikulli paraprakKecelakaan di Parungpanjang Kembali Telan Korban
Artikulli tjetërPemdes Ciasihan Gelar Halal Bihalal, Staf Desa Sibuk Persiapkan LPJ