Beranda Berita Terkini Seorang Ayah di Bojonggede Aniaya Anak Tirinya, Dikecam KPAD Kab Bogor

Seorang Ayah di Bojonggede Aniaya Anak Tirinya, Dikecam KPAD Kab Bogor

Bogor, swarabobar.com— Kasus seorang ayah yang menyiksa anak tirinya di Kampung Babakan Baru RT 03, RW 10 Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor mendapat perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten.

 

Menurut Komisionar KPAD Kabupaten Bogor Andika Rachman, mengataja. penyiksaan terhadap RZ anak berusia delapan tahun ini sudah kerap kali dilakukan oleh ayah tirinya.

 

 

“Kejadian sudah terjadi kesekian kalinya, pelaku sudah dua kali berurusan dengan kepolisian pada 2019 yang mana bibi RZ melaporkan pelaku ke polisi atas dugaan penganiayaan, namun hal itu berakhir dengan mediasi,” kata Andika kepada wartawan.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

 

Berdasarkan pengakuan istri pelaku, lanjut Dika, usai dilaporkan ke polisi, pelaku berkelakuan baik hanya dalam kurun waktu empat bulan.

 

 

“Setelah itu kambuh lagi, mulai lagi mukul, bentak, tapi bukan cuma disitu, pelaku juga memukuli istrinya. Akhirnya kemarin lusa dimana warga sudah geram dan kemudian melakukan penggerebegan dan memang si anak ditemukan dalam keadaan terikat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

 

Dika menjelaskan, RZ mendapatkan perlakukan kekerasan pada sekujur tubuhnya. ”

 

Di bagian kepala korban ada bekas luka lama juga, kita merasa miris dan kasihan melihat kondisi anak seperti itu,” jelasnya.

 

 

Sebelumnya diberitakan hanya katanya perkara nakal, bocah berusia 8 tahun berinisial RZ harus alami trauma karena mendapatkan perlakukan yang kejam dari ayah tirinya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

 

Hanya gara-gara kenakalan seorang anak kecil sang ayah tega mengikat kedua tangan dan kaki korban bahkan terdapat luka-luka disekujur tubuh korban.

 

 

Ketua RW.10, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif mengatakan, kejadian itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Babakan Baru Desa Ragajaya Kecamatan Bojonggede.

 

 

“Menurut tetangga, kalau anaknya diikat dari pagi hari bahkan sampai disundut rokok, kena setrika, makanya warga membludak kelokasi,” katanya. Redaksi

Artikulli paraprak5 Cara Cegah Dan Atasi Bibir Kering Saat Puasa
Artikulli tjetërPresiden Jokowi Umumkan Cuti Bersama Lebaran 4 Hari