Beranda Berita Terkini Menginap di Rumah Gautama Bisa Jadi Pilihan saat Berlibur di Bandung

Menginap di Rumah Gautama Bisa Jadi Pilihan saat Berlibur di Bandung

Bandung,Swarabobar.com – Berlibur ke Bandung menjadi tujuan berwisata banyak warga dari luar daerah.

Bandung menjadi salah satu daerah yang jadi tujuan wisata.

Karenanya, banyak hotel dan tempat menginap di Kota Kembang.

Satu diantaranya yakni Rumah Gautama yang bisa jadi pilihan saat ingin berlibur ke Bandung.

Lokasi Rumah Gautama berada jauh dari hiruk pikuk perkotaan, vila ini menghadirkan keindahan alam yang asri dengan hutan yang menghijau.

Benny R Gautama, pemilik Rumah Gautama menuturkan dirinya terinspirasi rumah yang ada di Amerika Selatan.

“Hal ini bisa dilihat dari beberapa dinding dengan tekstur warna merah bata dan tidak ada sekat bangunan.”

“Gayanya lebih modern tropical,” kata Benny dilansir dari Tribun Jabar (21/3/2022).

Lokasi vila yang menghadap ke arah timur membuat Rumah Gautama menjadi terang secara natural.

Kontur bangunannya juga didesain senatural mungkin dengan bentuk yang berundak ke bawah.

Masuk ke bagian interior, tempat wisata ini, kata Benny, punya desain yang tergolong unik.

“Interior yang ada adalah mengadopsi barang lama milik saya yang dibeli di luar negeri lalu dikombiniasikan,” tandasnya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

Misalnya, kursi makan dari Brooklyn dan ada CD Player bekas yang kemudian dikombinasikan.

Sayangnya, akses Rumah Gautama masih belum baik.

“Waktu itu akses jalan nggak bagus sampai akhirnya dibenahi dengan memindahkan 40 kepala keluarga,” kata dia lagi.

Selain dijadikan lokasi penginapan, tempat wisata di Bandung seluas 4 hektare ini dapat disewakan pula menjadi tempat perhelatan pernikahan.

Sementara untuk letaknya, Rumah Gautama berada di Jalan Buniwangi Nomor 168, Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Berlibur ke tempat wisata di Bandung tak lengkap tanpa mencicipi hidangan masakannya.

Satu di antara yang bisa dipilih adalah kuliner di Kala Cemara.

Menariknya, pengunjung tak hanya dapat menikmati aneka sajian yang ditawarkan, melainkan bernostalgia akan masa kecil lewat beragam wahana permainan.

Ada ayunan, perosotan, hingga jungkat-jungkit yang bisa dicoba.

Titanium dan Yonathan Chandra selaku pemilik dan pendiri tempat wisata itu mengatakan terinspirasi oleh taman bermain yang ada di Eropa.

“Beberapa negara di Eropa punya taman bermain umum. Ada banyak tempat bermain di mana anak-anak bisa main dengan bebas.”

“Kalau di Indonesia masih jarang, makanya kami ingin membuat tempat seperti itu. Jadi anak-anak bisa bermain dan orangtua tidak khawatir,” kata Titanium dikutip dari Kompas.com (20/2/2022).

Baca Juga :  Digdaya di Dapil Lima : Aan Triana dan Firmansyah Berpeluang Lolos dengan Torehan Suara Gemilang

Pendirian kafe ini juga ditujukan untuk mengenang masa kecil.

“Kami ingin orang ke sini menjadi bahagia mengenang masa kecil mereka,” tandas Yonathan Chandra.

Bukan hanya diisi dengan beragam wahana permainan, Kala Cemara dilengkapi dengan pemandangan yang menyejukkan.

Seusai namanya, tempat wisata itu dikelilingi hutan cemara.

Pemandangan akan semakin cantik karena bangunan kafe itu terbagi menjadi tenda-tenda kecil yang berjejer di tepi danau.

Ditambah, gemerlap lampu-lampu akan memperindah momen saat berada di Kala Cemara.

Desain bangunannya juga dibangun dengan konsep modern minimalis yang membuat kesan instagramable.

Bahkan pemilihan warna dari kafe yang didominasi dengan cokelat dan putih, serta penggunaan elemen kayu akan memberikan suasana yang menyatu dengan alam.

Didirikan di atas lahan seluas 3.500 meter persegi, Kala Cemara memiliki beragam menu kuliner.

Tersedia aneka mi, cuanki bandung, soto bandung, sop daging sapi, sop buntut, dan masih banyak lagi.

Namun, lanjut Titanium, Soto Susu Lembang merupakan menu andalan mereka.

Menu tersebut merupakan soto sapi yang disajikan dengan susu lembang serta dilengkapi dengan nasi hangat, emping, dan sambal.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

“Karena di sini tempatnya dingin, maka cocok untuk makan soto yang hangat-hangat pakai susu lembang yang segar jadi pas sekali,” ujar Titanium.

Di samping itu, mereka juga menawarkan menu makanan ringan, seperti cireng, dimsum, kentang goreng, dan lain-lain.

Keanekaragaman menu itu juga berlaku untuk menu minuman.

Sebab, Kala Cemara punya banyak varian minuman yang dapat dicicipi.

Satu di antaranya adalah butterbeer ala film Harry Potter.

Meski namanya beer, minuman itu tak memiliki kandungan alkohol.

“Satu minuman unggulan yang konsumen banyak sukai ada butterbeer. Tampilannya seperti beer tapi sebetulnya non-alkohol,” katanya.

Soal harga, tempat wisata di Bandung ini mematok harga yang masih cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 35 ribu.

Kafe ini diketahui terletak di Jalan Sersan Bajuri Nomor 102, Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Lokasinya pun cukup mudah ditemukan karena masih satu kawasan dengan Horison Green Forest Bandung.

Sementara untuk waktu operasional, tempat wisata di Bandung ini buka dari pukul 15.00-21.00 WIB untuk hari biasa, dan pukul 09.00-21.00 WIB pada weekend.

Sumber: Tribun Lampung

Artikulli paraprak7 Makanan Enak Yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dengan Cepat
Artikulli tjetërManfaat Daun Salam Untuk Obati Kolesterol Jahat dan Jantung