Beranda Berita Terkini Kopel Gelar Pelatihan Sekolah Aman dan Tangguh Bencana 

Kopel Gelar Pelatihan Sekolah Aman dan Tangguh Bencana 

Bogor, Swarabobar.com—Kopel (Komisi Pengawas Legislatif) Bogor mengadakan kegiatan sekolah aman dan tangguh bencana yang berlokasi di Desa Sipayung Kecamatan Sukajaya. Pertemuan ini lanjutan dan merupakan kerjasama dengan Yappika ActionAid terhadap progam pendidikan, Jumat 25 Maret 2022.

 

“Inisiasi Sekolah aman dan tangguh bencana ini dimulai pada 4 sekolah target, yaitu SDN Sukajaya 5, SDN Cileuksa 05, SDN Cipendeuy 1 dan SDN Cipendeuy 02 yang diketahui sebagai daerah titik rawan bencana,” kata Koordinator Kopel Bogor Burhanudin kepada wartawan.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Dia menjelaskan, inisiasi sekolah aman dan tangguh bencana merupakan bentuk kepedulian KOPEL Bogor dan Yappika-ActionAid terhadap pendidikan dan keselamatan anak-anak diarea rawan bencana.

 

“Selain keamanan dan keselamatan jiwa yang selalu terancam, juga potensi kehilangan masa belajar juga tinggi. Bisa dibayangkan kalau bencana itu berakibat pada robohnya bangunan sekolah,” jelasnya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Ia menambahkan, bahwa sekolah yang tergabung dalam inisiatif ini telah mendapatkan pelatihan dasar dan akan ada pelatihan lanjutan lagi termasuk kepada para murid-murid dan orang murid.

 

“Tentu ini program berkelanjutan, karena sangat penting dan perlu ada dorongan semua pihak terkait pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

Sementara, Ropiudin pengawas sekolah dasar Kecamatan Sukajaya Ropiudin mengungkapkan bahwa pelatihan penanganan bencana bagi guru dan murid perlu terus dilakukan karena sekolah di Sukajaya sangat rawan dari bencana longsor.

 

“Sebaiknya sekolah-sekolah tersebut dijadikan binaan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor,”katanya. Redaksi

Artikulli paraprakKembali Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sudah 4 Kali Letusan Sejak Pagi
Artikulli tjetërIsbat Awal Ramadan 1443 H, Kemenag Gelar Rukyatul Hilal di 101 Titik