Beranda Berita Terkini Cicip Si Hujau Jajanan Legendaris Khas Bogor

Cicip Si Hujau Jajanan Legendaris Khas Bogor

Bogor,Swarabobar.com – Kota Hujan memiliki beragam jenis kuliner yang memiliki cita rasa enak.

 

Kali ini TribunnewsBogor.com mencicipi kue ape, si hijau salah satu jajanan legendaris yang berada di Jalan Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

 

Kue yang berbahan tepung beras, terigu dan gula pasir ini memiliki rasa gurih dan renyah dibagian samping serta lembut pada bagian tengahnya.

Baca Juga :  Digdaya di Dapil Lima : Aan Triana dan Firmansyah Berpeluang Lolos dengan Torehan Suara Gemilang

 

Warna hijau yang menjadi ciri khas kue ini dihasilkan dari pasta pandan dan daun suji, hingga membuat kue ini terasa pandannya.

 

Satim Iskandar (31) pedagang kue ape mengaku masih mempertahankan proses pembuatannya dengan cara tradisional yaitu menggunakan arang.

 

Bukan tanpa alasan, hal itu bertujuan untuk mempertahankan aroma khas dari kue ape.

Baca Juga :  Sudah Satu Pekan Pencoblosan, Aan Triana Masih Menjawarai Posisi Tertinggi Raihan Suara di Dapil 5 (Lima)

 

 

“Sempat pake kompor gas, cuma kata langganan rasanya jadi beda, padahal kalo pake gas itu bisa lebih hemat, tapi saya tetep pake areng biar engga merubah rasanya” ujarnya, Senin (21/3/2022).

 

Pembuatan kue ini pun sangat sebentar, hanya memakan waktu satu menit saja.

 

Harga dari Kue Ape ini Rp 1000 per buahnya.

 

Baca Juga :  Digdaya di Dapil Lima : Aan Triana dan Firmansyah Berpeluang Lolos dengan Torehan Suara Gemilang

Selama berjualan, ia mengatakan paling ramai itu pada hari libur akhir pekan.

 

“Ramenya itu hari sabtu sama minggu, soalnya kan banyak orang luar kota juga yg main ke Bogor”.

 

Dalam sehari, pria kelahiran 1991 ini meraup keuntungan Rp 300 ribu, Jika libur akhir pekan ia mengatakan bisa mendapatkan hingga Rp 500 ribu per hari.(*)

 

 

Sumber: TribunnewsBogor.Com

Artikulli paraprakWajib Kunjungi! Wisata Alam Seureh Hejo Dengan Panorama Alam Yang Manjakan Mata Dan Suasana Yang Alami
Artikulli tjetërAntusias Masyarakat Wargajaya Cigudeg Saat hadiri Acara Penutupan Pengajian Rutin Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadan