Beranda Berita Terkini BNN Kabupaten Bogor Diapresiasi Mu’AD Khalim

BNN Kabupaten Bogor Diapresiasi Mu’AD Khalim

Bogor, swarabobar.com—Terus berupaya wujudkan area pemerintahan bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Mu’ad Khalim.

 

Menurutnya peggunaan narkotika di kalangan aparatur pemerintahan, bisa berdampak pada praktek pelayanan yang tidak bersih karena secara fisik dan psikologis penggunaan narkotika pasti terganggu.

 

“Kita sepakat penyalahgunaan narkotika terlarang untuk siapapun, apalagi di kalangan aparatur pemerintahan. Jadi saya sangat mendukung teman – teman di BNN Kabupaten Bogor untuk perang terhadap narkoba,” ujar Mu’ad disela acara peringatan Hari Ulang Tahun BNN yang ke 20, di Cibinong, Rabu 23 Maret 2022.

 

Dalam kesempatan itu, Mu’ad turut mendatangani prasasti integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBM).

 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini berharap, kegiatan tersebut dapat membangkitkan semangat aparatur untuk memerangi peredaran narkoba.

 

“Untuk membersihkan daerah kita dari peredaran narkoba, kita harus pastikan juga lingkungan kita terbebas dari peredaran narkoba. Jadi ini komitmen yang harus kita laksanakan bersama – sama,” katanya.

 

Mu’ad juga berharap, BNN bersama aparat penegak hukum lainnya bisa terus membongkar kejahatan peredaran narkoba. Apalagi, sebagai daerah penyangga ibu kota dan jumlah penduduk terbanyak, Kabupaten bogor menjadi incaran para bandar narkoba untuk melakukan aksi kejahatannya.

 

“Harus ada kerjasama yang baik dengan daerah tetangga dan juga melibatkan para tokoh yang punya pengaruh di daerahnya masing – masing ,” kata dia.

 

Mu’ad juga menghimbau agar masyarakat Kabupaten Bogor turut berperan aktif dalam memerangi narkoba. Menurut dia, penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu penyebab terjadinya kasus tindak pidana lainnya.

 

“Kalau di lingkungan kita ada peredaran segera lapor ke aparat penegak hukum, jangan dibiarkan karena sangat berbahaya bagi lingkungan,” tandasnya. Dian.

Artikulli paraprakJelang Ramadan dan Idul Fitri MUI Imbau Masyarakat Waspada Peredaran Daging Celeng
Artikulli tjetërMinyak Curah di Pasar Leuwiliang Masih Langka